Cara menghitung HPP produk
HPP per produk dihitung dari total biaya sekali produksi dibagi jumlah produk yang dihasilkan. Kesalahan paling umum adalah hanya menghitung bahan baku, sehingga kemasan, gas, listrik, dan tenaga tidak ikut tertutup harga jual.
Rumus
- HPP per produk = (bahan + kemasan + energi + tenaga) Γ· jumlah produk
- Harga jual = HPP Γ· (1 β margin). Margin 40% berarti 40% dari harga jual adalah laba kotor.
- Markup = (harga jual β HPP) Γ· HPP. Markup selalu lebih besar daripada margin untuk laba yang sama.
Contoh: 50 risoles beku
| Biaya | Jumlah |
|---|---|
| Bahan baku | Rp180.000 |
| Kemasan & label | Rp25.000 |
| Gas & listrik | Rp15.000 |
| Tenaga kerja | Rp50.000 |
| Total untuk 50 risoles | Rp270.000 |
HPP per risoles = Rp270.000 Γ· 50 = Rp5.400. Dengan margin 40%, harga jual = Rp5.400 Γ· 0,6 = Rp9.000. Labanya Rp3.600 per risoles, atau markup sekitar 67% dari HPP.
Langkah lengkapnya, termasuk harga untuk reseller dan titik impas, ada di ebook gratis Hitung Modal & Harga Jual yang Untung.