RemajaTamat
Bangku Barisan Kedua
Siswi pindahan dari Rote, logat yang ditertawakan, dan satu siswa yang selama ini memilih diam.
Sebuah cerpen sekali baca. Di sebuah SMA di Kupang, Yohana, siswi pindahan dari Pulau Rote, ditertawakan setiap kali membaca di depan kelas. Kris, yang duduk di bangku barisan kedua, selalu ikut tertawa, bukan karena lucu, tapi karena takut menjadi sasaran berikutnya. Sampai suatu hari, tugas menulis surat untuk diri sendiri membuatnya tidak bisa lagi pura-pura tidak melihat.