MisteriMasih berlanjut
Paket untuk Rumah Nomor 17
Setiap Selasa, pesanan yang sama datang untuk rumah yang sudah lama kosong. Dan selalu ada yang membayar.
Bima mengemas pesanan kerupuk dari garasi rumahnya di Surabaya, meneruskan usaha almarhumah ibunya. Suatu Selasa, masuk pesanan aneh: satu bungkus kerupuk, bayar di tempat, untuk rumah nomor 17 di sebuah gang di Wonokromo, dengan permintaan diikat pita biru dan catatan berkode. Kurir bilang rumah itu sudah kosong bertahun-tahun, tetapi paketnya selalu dibayar. Bersama adiknya, Tika, Bima mulai menelusuri siapa yang memesan, siapa yang membayar, dan pesan apa yang sebenarnya sedang dikirim.